강릉아산병원 공식 블로그

2026-05-29

Prof. Jang Sun-woo dari Bedah Saraf RS Asan Gangneung dan Tim Prof. Park Jin-hoon dari RS Asan Seoul Kembangkan Indikator ‘NeckCA’!

Tim peneliti mengembangkan indikator ‘NeckCA’ untuk menghitung sudut koreksi deformitas serviks dengan mempertimbangkan keseimbangan tubuh pasca operasi.

Prof. Jang Sun-woo dari Bedah Saraf RS Asan Gangneung dan Tim Prof. Park Jin-hoon dari RS Asan Seoul Kembangkan Indikator ‘NeckCA’!
Berita RS Asan Gangneung: Prof. Jang Sun-woo dari Departemen Bedah Saraf RS Asan Gangneung bersama Tim Prof. Park Jin-hoon dari Departemen Bedah Saraf RS Asan Seoul, Berhasil Mengembangkan Indikator ‘NeckCA’!

Tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Jang Sun-woo dari Departemen Bedah Saraf RS Asan Gangneung dan Profesor Park Jin-hoon dari Departemen Bedah Saraf RS Asan Seoul telah mengembangkan ‘NeckCA’, sebuah indikator yang menghitung sudut koreksi yang diperlukan bagi pasien dengan deformitas tulang belakang leher (serviks) dengan merefleksikan perubahan keseimbangan tubuh setelah operasi.

Berbeda dengan metode konvensional yang hanya sekadar meluruskan leher, fitur utama dari indikator ini adalah mempertimbangkan ‘perubahan kompensasi’ yang terjadi setelah operasi untuk meminimalkan kemungkinan kekambuhan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan indikator ini secara signifikan meningkatkan pengurangan rasa sakit dan pemulihan fungsi, serta secara drastis mengurangi tingkat terjadinya deformitas kembali setelah operasi.

📌 Lihat artikel terkait

https://jhealthmedia.joins.com/news/articleView.html?idxno=32423

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu indeks NeckCA?

Ya, ini adalah indeks bedah baru yang menghitung sudut koreksi yang diperlukan dengan mencerminkan bahkan perubahan keseimbangan tubuh setelah operasi pada pasien dengan deformitas tulang belakang leher. Ini dikembangkan secara tepat untuk tidak hanya meluruskan leher tetapi juga untuk mempertimbangkan perubahan kompensasi yang terjadi setelah operasi.

Apa keuntungan menggunakan indeks NeckCA?

Ini dapat secara signifikan mengurangi kemungkinan kekambuhan di mana leher menjadi tidak sejajar lagi setelah operasi. Menurut hasil penelitian aktual, ketika indeks ini diterapkan pada operasi, pengurangan nyeri dan pemulihan fungsional pasien jauh lebih baik daripada metode yang ada.

Apa bedanya dengan operasi deformitas serviks yang ada?

Sementara operasi yang ada hanya berfokus pada pelurusan leher, metode baru ini menghitung terlebih dahulu perubahan kompensasi dalam tubuh yang terjadi setelah operasi. Melalui ini, dapat secara efektif mencegah efek samping di mana keseimbangan tubuh runtuh dan menjadi tidak sejajar lagi setelah operasi.

Tim peneliti rumah sakit mana yang mengembangkan indeks ini?

Ini dikembangkan bersama oleh tim bedah saraf Profesor Seon-woo Jang dari Rumah Sakit Gangneung Asan dan tim bedah saraf Profesor Jin-hoon Park dari Rumah Sakit Seoul Asan. Ini adalah hasil penelitian yang berhasil oleh ahli bedah saraf dari kedua rumah sakit yang berkolaborasi untuk meningkatkan prognosis bedah pasien dengan deformitas tulang belakang leher.

Like